31 Oktober 2024
Redaksi
664

Adanya Aksi Koboi Dijalanan Banyuwangi, Warga Meminta Kepolisian Tangani Secara Maksimal

Banyuwangi,Pusakanews, Kabar dugaan terjadi aksi Koboi yang diduga dilakukan salah satu kontraktor besar dibanyuwangi yang dilangsir dari beberapa media membuat keresahan tersendiri bagi warga yang ada di kabupaten Banyuwangi, sehingga warga berharap kepada pihak kepolisian khususnya Polresta Banyuwangi segera ungkap motif pelaku sesuai yang dilaporkan korban.

Dorongan warga Banyuwangi kepada Polresta Banyuwangi agar segera mengungkap kejadian itu karena adanya kabar tersebut memunculkan keresahan dan ketakutan akan terjadi kejadian yang sama dan juga munculnya koboi koboi yang lain di Banyuwangi apabila tidak segera diungkap dan ditindak lanjuti.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (30/10/2034) sekira jam 4 sore di Jalan Banterang Baru,  Banyuwangi. Menimpa seorang juru parkir bernama Fanani menjadi salah satu contoh bahwa penegakaan hukum atas kepemilikan senjata api di kabupaten banyuwangi harus ditertibkan kembali.

Seperti yang diungkapkan Priyono, salah satu warga di kecamatan Banyuwangi saat dikonfirmasi menuturkan bahwa aparat penegak hukum harus segera ungkap kasus tersebut.

“ pihak kepolisian harus segera mengungkap kasus tersebut mas agar tidak memunculkan keresahan warga di Banyuwangi dan tidak muncul lagi aksi koboi di daerah kita ini, selain itu pihak aparat penegak hukum harus menertibkan kembali bagi para warga yang memiliki senjata api untuk menghindari kejadian yang sama.” Ucapnya.

Sementara, menurut Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Andrew Vega mengatakan masih mendalami peristiwa tersebut lewat keterangan dalam laporan yang disampaikan oleh korban.

“Laporan atas kejadian sudah kita terima dan kini masih dalam tahap pengambilan keterangan korbhan, , sementara untuk terduga Pelaku masih dalam penyelidikan,” ucap Kompol Andrew Vega, Rabu (30/10/2024)

Sedangkan menurut M.Zaini,S.H., Kuasa Hukum Murni, Terduga Pelaku pada saat reles pers di salah satu rumah makan menjelaskan bahwa klientnya tidak pernah melakukan apa yang sedang ramai diberitakan.

“ menurut klient kami. dirinya tidak pernah melakukan apa yang disangkakan dalam berita beberapa media itu, dan klient kami memastikan kabar tersebut Hoax,” ujar M. Zaini juga menambahkan bahwa pada hari itu mobil yang dimaksud sedang tidak dikendarai oleh klienya.

“pada saat kejadian tersebut mobil itu bukan klient kami yang mengendarai, jadi itu bisa dipastikan bukan klient kami.”tegasnya. Zaini juga menduga hal tersebut ada kaitan dengan bisnis kliennya. “

klien kami ini merupakan salah satu pebisinis yang punya nama di Banyuwangi, jadi kami juga menduga adanya indikasi penggiringan opini untuk membunuh karakter klien kami,. Tegas Zaini.

Dari keterangan pelapor, peristiwa tersebut terjadi saat pelapor berupaya menyeberangkan orang tiba-tiba pengendara mobil sedan berwarna merah dengan nomor polisi P 444 PI membunyikan klakson berkali kali dan saat telah lewat tampak tersulit emosi hingga keluar mobil dan menodongkan pistol ke arah juru parkir. (khafi)

Tags