12 Mei 2022
Redaksi
1195

Anggaran Pemeliharaan Rutin Jalan PPK 4.4 Di Pertanyakan

Tuban, Pusakanews, Setiap Tahun Kegiatan Prservasi Jalan Nasional Bulu, Tuban, Sadang digrojok Anggaran Puluhan miliar, yang bersumber dari APBN. Untuk kegiatan pencegahan, perawatan dan perbaikan yang diperlukan demi mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu lintas.

Kegiatan preservasi meliputi pekerjaan rehabilitasi, rekonstruksi, dan pelebaran menuju standar. Dalam pelaksanaan preservasi jalan Bulu, Tuban, Sadang Tahun 2021, 2022 dilapangan, terjadi perbedaan persepsi tentang apa yang menyebabkan kerusakan jalan, semisal survei kondisi jalan indikasinya copy paste, teknologi yang digunakan untuk tambal lubang, serta beberapa hal yang mempengaruhi kinerja jalan diduga tidak disusun sesuai pelaksanaan preservasi jalan.

Pantauan tim kami dilapangan pada akhir Tahun 2021 sampai awal Tahun 2022, jalan berlubang dengan diameter beravirasi sepanjang jalur Pantura mulai Tambakboyo sampai wilayah Kecamatan Bancar Tuban hampir disepanjang ruas jalan nasional tersebut terdapat lubang jalan yang dibiarkan, baru dibulan April 2022 mulai ada Perbaikan jalan.

Hal tersebut membuat H. Muhaimin ketua LSM Garis Demokrasi angkat bicara, Anggran Prservasi Jalan Nasional Bulu, Tuban, Sadang Tahun 2021 dengan harga kontrak sebesar Rp 11, 4 Miliar terserap seratus persen, yang didalamnya terdapat kontrak untuk kegiatan pemeliharan rutin jalan seluruh ruas jalan PPK 4.4 sampai Desember 2021. anehnya kondisi jalan mulai bulan september - Maret 2022 dibiarkan berlubang tanpa ada penanganan.

Masih menurut cak Imin biasa disapa menambahkan, diruas jalan PPK 4.4 pada Tahun 2021 terdapat Anggran swakelola untuk kegitan Padat karya pemeliharaan rutin jala. Sepanjang 19,68 Kilometer dengan Anggran Rp 3.7 miliar dan Rp 1,7 Miliar untuk 42,71 Kilometer, Anggran tersebut terserap seratus persen. Kemana Anggran itu larinya, ucap cak Imin sedikit bertanya.

Sementara itu PPK 4.4 Prov.Jatim (Bulu - Tuban - Sadang)Yudi Dwi Prasetyo, ST., MT. berulang kali dihubungi melalui pesan whsapp tidak ada jawaban. (Zack)

Tags