Petugas gabungan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya melalukan oprasi penyekatan wilayah di Pos PAM Salawu berbatasan dengan Kabupaten Garut. (*)
Perbatasan Tasikmalaya Diperketat, Kendaraan Tak Jelas Wajib Balik
Tasikmalaya, Pusakanews.Net- Petugas gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya terus meningkatkan penyekatan di perbatasan masuk Kabupaten Tasikmalaya.
Petugas yang terdiri dari personel TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan berupaya mendeteksi dan meminimalisir adanya pemudik dari zona merah yang hendak mudik ke kampung halaman.
Seperti halnya di Pos Pam Tapal Kuda, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, yang berbatasan dengan Kabupaten Garut.
Satu per satu kendaraan pribadi dan kendaraan barang yang berpelat nomor di luar Tasikmalaya atau daerah lain diberhentikan dan diperiksa.
Jika tidak ada tujuan jelas atau akan mudik, pengemudi diminta untuk memutar balik dan kembali ke daerah asal.
"Sebagai upaya kita melakukan penyekatan dan antisipasi adanya pemudik. Kalau yang mau mudik dan tanpa alasan yang logis, kita suruh balik kanan ke daerah asal," jelas AKP Cucu Juhana.
Selain penyekatan pemudik, pihaknya memberhentikan dan memeriksa setiap pengendara baik roda empat maupun roda dua yang berpelat nomor Tasikmalaya atau di luar Tasikmalaya untuk memeriksa pemakaian masker.
Mereka yang kedapatan tidak menggunakan masker mendapatkan teguran dan diberi masker secara gratis.
"Kami juga tekankan kepada masyarakat maupun pengemudi, untuk menggunakan masker jika beraktivitas diluar rumah," ucapnya.
Pihaknya juga melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh kepada para penumpang kendaraan dari arah Garut ke arah Tasik, oleh petugas Dinas Kesehatan.
Petugas memberikan himbauan agar masyarakat melaksanakan Physical Distancing. (omg)


