Foto ; Kantor Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur

15 Mei 2025
Redaksi
1189

Sikap Arogan Ditunjukan Seorang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) PU SDA Prov Jatim

Surabaya, Pusakanews, Berbagai inovasi dilakukan Pemerintah dalam upaya memperkuat pencegahan korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa, inovasi teranyar yang diluncurkan LKPP adalah Katalog Elektronik versi 6, alat yang efektif dalam mencegah korupsi dan meningkatkan transparansi di sektor pengadaan barang dan jasa di Indonesia.

Pelaksanaan e-Purchasing wajib dilakukan untuk barang/jasa yang menyangkut kebutuhan nasional dan/atau strategis akan tetapi Metode Pengadan Langsung masih menjadi Primadona bagi sebagaian besar skpd di provinsi jawa timur,

Padahal Ada Potensi Korupsi di metode Pengadan Langsung, Kurangnya persaingan dan proses yang tidak transparan, harga kontrak yang nyaris sama dengan hps paket sehingga Negara tidak mendapatkan harga yang optimal. tanpa persaingan, mungkin sulit untuk memastikan bahwa barang/jasa yang diperoleh memiliki kualitas yang baik.

Seperti Pengadan barang dan jasa di UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Kepulauan Madura tidak sesuai Peraturan Gubernur Jawa Timur Yamg meyebutkan bahwa metode pemilihan penyedia barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya terdiri atas antara lain katalog elektronik dengan E-purchasing.

Anggaran UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Kepulauan Madura Tahun 2024 sebesar Rp. 33.504.204.214 untuk 196 Paket rinciannya Rp. 21.844.609.968 untuk 80 Paket E-Purchasing dan Rp. 3.458.091.041 dipecah menjadi 50 Paket Pengadaan Langsung. 21 Paket Belanja Bahan Banjiran UPT PSDA WS Kep. Madura Pagu Rp Rp. 163.392.000 / Paket. 15 Paket Bahan untuk Kegiatan Kantor-Alat Tulis Kantor Pagu Rp 30 Juta/ paket.

Anggran Tahun 2025 sebesar Rp. 22.672.546.000 untuk 133 Paket rinciannya Rp. 15.764.330.389 untuk 87 Paket dan Rp. 4.290.702.869 dipecah menjadi 42 Paket Pengadaan Langsung semisal 16 Paket Belanja Bahan Banjiran UPT PSDA WS Kep. Madura Pagu Rp Rp. 163.392.000 Seharusnya paket paket Pengadaan Langsung tersebut dilaksanakan melalaui metode katalog elektronik dengan E-purchasing karean seluruh kegiatan dimksud sudah ada didalam etalase katalog elektronik.

Sementara itu Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Kepulauan Madura Anton Daniswara dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan, Hari Jumat temui pak Ari di kantor PU SDA Prov Jatim, ucapnya singkat.

Ari Pudji Astono Sub Kordinator Prngawasan dan Pengendalian mungkin juga jabatannya merangkap dengan PPID ditrmui dikantornya pada hari Jumat tidak berhasil ditemui bahkan di konfirmasi melalui telpon berulang kali dan pesan WhatsApp yang kami kirimkan tidak direspon.

Selanjutnya pada hari Rabu 14/05/2025 diruang PPID Kantor Dinas PU SDA Prov Jatim, Ari Pudji Astono berhadil fitemui aksn tetapi tidak memberikan respon yang ramah bahkan cenderung arogan

“tidak memberikan respon yang ramah bahkan cenderung arogan dengan suara yang keras, saya tidak suka kamu telpon terus kalau mau kamu masukan surat laporanya masukan aja, kamu tidak sopan dengan konfirmasi melalaui telpon pada hari jumat” ucapnya.

Sebagai pejabat negara yang menjalankan tugas sebagai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), seharusnya ramah dan sopan adalah hal yang sangat penting untuk dijunjung tinggi dalam memberikan pelayanan informasi publik kepada masyarakat.

Sikap Arogan yang ditunjukan Ari Pudji Astono tidak menciptakan suasana yang kondusif dan meningkatkan ketidak percayaan masyarakat terhadap PPID dan instansi yang diwakilinya. (Zack)

Tags