Masjid Kuwait yang viral lafaz Adzan di Tambahkan.

15 Maret 2020
Redaksi
1562

Viral! Muazdin ini Menangis saat Melantunkan Adzan dengan Lafaz yang ditambahkan.

Pusakanews.Net_Video seorang muazin di Kuwait menangis saat menyuarakan azan dengan lafaz yang diubah viral di media sosial.

Sebagai informasi, Kementerian Awqaf dan Urusan Islam Kuwait mengatakan, salat Jumat di masjid tidak diizinkan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Bahkan, lafaz azan juga diganti untuk sementara. Khususnya pada kalimat "hayya alashsholah" yang berarti mari kita salat diganti dengan kalimat "ashsholatu fii buyutikum" yang berarti salat lah di rumahmu.

Lafaz ini sebenarnya pernah digunakan di zaman Nabi Muhammad SAW, khususnya saat terjadi hujan besar di kawasan Makkah. Sehingga suara azan itu mendapat tambahan lafaz seperti itu.

Kini, beberapa masjid di negara tersebut menggunakan lafaz untuk situasi darurat untuk antisipasi penyebaran virus corona.

Salah satu akun rohani bernama Islam Cinta dengan akun @Haidar_Bagir yang juga membagikan video tersebut juga menyatakan penambahan lafaz merupakan ijtihad yang sama sebagaimana penambahan lafaz di setiap azan Subuh.

“Dipublikasikan instagram Saudinews dan youtube dengan penjelasan sebagai berikut: Azan di masjid Kuwait ditambah anjuran untuk shalat di rumah (“ash-Shalaatu fii buyuutikum”). Ijtihad menarik seperti dulu Sayidina Umar menambahkan kalimat “ash-shallaatu khayrun minan-naum” pada azan shubuh,” tulis akun tersebut.

Ya, Pemerintah Kuwait terpaksa menutup masjid, dalam langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ketika negara itu berjuang untuk mencegah penyebaran virus corona.

Menteri Kesehatan Sheikh Basel Al-Sabah mengatakan lewat Twitter, pelarangan salat Jumat datang setelah beberapa orang yang menunjukkan tanda-tanda infeksi setelah kembali 10 hari yang lalu dari negara-negara yang tidak terdaftar terinfeksi seperti Amerika Serikat, Spanyol dan Inggris.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi, menteri mengimbau agar orang-orang tetap di rumah untuk melindungi diri dari penyakit.

Sebelumnya, Kamis (12/3/2020), Kuwait melaporkan jumlah kasus yang dikonfirmasi positif virus corona adalah 80. Lalu, Kuwait kembali melaporkan 20 kasus baru, sehingga total pasien menjadi 100 orang.

Kementerian Kesehatan mengatakan, 15 diantaranya kembali dari Iran dan masih dikarantina. Sementara satu warga lainnya berada di Inggris dan satu lagi berada di AS.

Editor : Omang

Tags