Abu Syamsudin di Puncak Gunung Krinci 3805 mdpl (poto:istimewa)
Viral, Pemuda ini Taklukan 9 Gunung Selama 6 Bulan dengan Berjalan Kaki
Pusakanews.Net- Seorang pemuda asal Kota Jepara, Jawa Tengah, bernama Abu Syamsudin (29), belakangan ini menjadi pembicaraan publik setelah kisahnya beredar luas di media sosial (medsos) masyarakat Jambi, khususnya warga Kerinci dan Sungai Penuh.
Pasalnya, pria yang masih berstatus mahasiswa itu rela berjalan kaki dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera, Jambi, demi memenuhi keinginannya untuk menginjakkan kaki di Puncak Sumatera atau Gunung Kerinci, Jambi dengan ketinggian 3.805 mdpl.
Hal tersebut, pertama kali diketahui dalam unggahan akun Facebook bernama Yarti Gun Slwase. "Rela berjalan kaki dari Jawa Tengah kota jeporo, hanya ingin mendaki gunung kerinci, saya salut dengan pemuda ini," tulis Yarti Gun Slwase, Jumat (13/3).

Unggahan tersebut pun banyak menarik simpatik warganet, saat ini sudah sebanyak 1.251 yang menyukai, 881 komentar, dan 1.914 kali dibagikan. Kisah pemuda yang ingin mendaki Gunung Kerinci itu mendadak viral di berbagai jejaring sosial.
Terpantau, baik di Facebook dan Instagram kisah Abu Syamsudin telah banyak diunggah ulang dan dibicarakan oleh warganet. Kisah ini menggambarkan begitu besar daya tarik Gunung Kerinci sehingga pesonanya mampu menjadi magnet tersendiri untuk orang mendakinya.
Demi mendaki Gunung Kerinci, pria kelahiran Jepara, 25 Juli 1991, itu telah melewati ribuan kilometer selama berbulan-bulan jalan kaki hanya dengan beralaskan sandal jepit dan peralatan seadanya, Bahkan dirinya telah menaklukkan sebanyak 8 gunung dan Gunung Kerinci ini yang ke 9 yang ingin ia daki dan taklukkan.
8 Gunung yang ia lewati seperti. Gunung Cikurai, Gunung Guntur, Gunung Salak, Gunung Karang, Gunung Rajabasa, Tanggamus, Seminung dan Gunung Pesagi.
Pada 16 Maret 2020. Tepat pukul 6.35 WIB, ia menginjakkan kaki di puncak Gunung Kerinci ditemani oleh beberapa pendaki lainnya. Sesampai di Kerinci, Abu Syamsudin ia disambut warga dengan antusias. Bahkan saat melakukan pendakian ia juga didampingi pemandu pendakian yang ada di Kerinci Mulai dari tahap awal, kemudian sampai shelter 3 dan akhirnya di puncak.
Begitulah kearifan lokal Kerinci yang memegang teguh budaya penuh keramah-tamahan dalam menyambut tetamu, terlebih yang memberi apresiasi pengorbanan nan luar biasa.
Lihat saja. Tak hanya rakyat, anggota dewan pun cukup tanggap dalam mengapresiasi. Bahkan setelah turun dari puncak Gunung Kerinci, Abu juga disambut oleh Bupati Kerinci dan diberi penghargaan.
Editor : Omang


